Minggu, 21 April 2019

...Tips Sukses Ujian...



Siapa pun yang terlibat dalam dunia pendidikan, mau tidak mau pasti melalui tahap ujian sebagai penentu kelulusan dan uji kemampuan bahwa mereka benar-benar sudah mampu untuk berpindah ke jenjang lebih tinggi.
Setiap tahun UN (Ujian Nasional) menjadi topik hangat yang tidak habis untuk menjadi pembicaraan. Dari tahun ke tahun permasalahan UN selalu memberikan warna “Tekanan” yang tidak hanya dirasakan oleh peserta ujian tapi juga oleh guru dan lembaga sekolah itu sendiri. Jika peserta khawatir/takut tidak lulus para guru dan lembaga sekolah pun memiliki ketakutan sendiri akan mendapat image yang tidak baik dari masyarakat karena tidak mampu meluluskan siswa-siswinya atau mungkin lulus tapi dengan nilai kurang.
Ketakutan-ketakutan seperti ini kemudian mendorong sekolah melakukan hal-hal yang menurut mereka dapat menunjang keberhasilan para siswanya dalam menempuh ujian. Hal seperti ini baik jika yang dilakukan adalah kegiatan yang menunjang kemampuan siswa dan kesiapan mental untuk mengikuti ujian. Namun, akan berbeda jika yang dilakukan adalah hal-hal yang jauh bertentangan dengan kesiapan siswa seperti mendatangi kuburan, istighozah massal, ke dukun, minum air yang sudah diberi mantra, menuliskan mantra pada pensil ujian dan lain sebagainya. Harus dipahami langkah-langkah seperti ini tidak akan memberi efek apapun jika peserta ujian sendiri tidak memotivasi dirinya untuk belajar dan mengasa mentalnya.
Oleh karena itu, menurutQ nih sobat hal yang sangat dibutuhkan dalam ujian tanpa perlu mengikuti seremonial-seremonial seperti di atas adalah:
1.    Tingkatkan Belajarnya
Sobat percaya tidak kalau kelebihan anak-anak Indonesia adalah meningkatkan belajarnya ketika akan ujian. Dan bersantai ria selama masa ujian masih jauh. Sadar atau tidak semangat belajar kita masih sangat rendah, hingga saat ini sebagian besar dari kita masih belajar hanya ketika berada di lingkungan sekolah dan les-lesan tapi di luar itu kita lebih asyik dengan dunia yang tidak menunjang pendidikan kita. Gimana betul tidak sobat???

Padahal jika belajar menjadi budaya kita di sekolah, les-lesan dan menggunakan waktu luang untuk belajar maka ujian tidak akan menjadi momok yang menakutkan. Mengapa, karena ketika ujian sudah datang kita tinggal mengulang dan memperdalam pelajaran-pelajaran yang sudah kita pelajari tidak perlu mengulang dari NOL. Gimana????
Pahamilah sobat ....Kunci belajar adalah bukan mendapat nilai tapi mencari ilmu

Mengapa mencari ilmu, karena ketika ilmu yang kita miliki maka kepastian nilai pun akan mengikuti dengan baik, sebaliknya berbeda jika yang kita kejar hanya nilai maka dapat dipastikan nilai itu hanya akan tertuang di raport atau ijazah namun tidak akan menambah apapun dalam perjalanan kehidupan kita di dunia yang sebenarnya. Selepas nilai didapat maka ilmu yang dipelajari sesaat itu pun akan sirna bahkan mungkin tanpa bekas.

2.    Doa
Do’a adalah hal paling penting dalam hidup kita, tapi banyak diantra kita yang lalai memanfaatkannya dengan baik, doa adalah senjata utama kita namun banyak yang tidak menggunakannya sebagai senjata. Bagi kita yang penting belajar serius padahal perlu sobat pahami bahwa belajar tanpa doa adalah kesombongan dan doa tanpa usaha belajar adalah kepasrahan yang tidak berguna. Oleh karena itu, selain harus meningkatkan gairah belajar juga harus meningkatkan doa bentuk kepasrahan kita sebagai makhluk lemah yang membutuhkan pertolongan dari sang pemilik segala sesuatu.

3.    Konsentrasi
Setelah belajar dan doa selanjutnya saat berhadapan dengan soal konsetrasilah penentunya. Banyak peserta ujian yang gagal hanya karena kecerobohaan dalam menjawab soal, jangan karena merasa pelajaranya mudah sehingga melupakan konsentrasi. Pahamilah  keberhasilan seseorang dalam ujian selain IQ juga sangat ditentukan sejauhmana tingkat konsentrasinya ketika ujian.
Banyak diantara kita yang karena tidak terbiasa dengan membaca akhirnya malas ketika berhadapan dengan soal yang memuat uraian akibatnya soal terkadang tidak terbaca dan tidak terpahami dengan baik, akhirnya jawaban pun menjadi jawaban asal pilih yang penting terjawab. Jika hal ini tidak dihindari maka dapat dipastikan jawaban yang diberikan tidak akan memberikan hasil nilai yang maksimal tapi justru penyesalan di akhir.

4.    Mental
Kegagalan lain yang terkadang terdepan dalam menjatuhkan seseorang dalam ujian adalah karena lemahnya mental yang dimilikinya. Oleh karena itu, bagi setiap peserta ujian kuatkan mentalmu dulu yah...

5.    Jangan lupakan guru-guru kita
Terakhir dan sangat penting nih datangi guru-gurumu yang TK bagi yang SD, SD bagi yang SMP, SMP bagi yang SMA sederajat. Doa mereka akan memberikan kemudahan bagi ujian kalian ....
MENCONTEK BAIK UNTUK SESAAT, TAPI KETIKA BERKOMPETISI DENGAN YANG 

LAIN HASILNYA PASTI NIHIL
SO
G’ USAH NYONT3K Y@H...

Sabtu, 30 Maret 2019

Mendulang Prestasi


Berprestasi adalah impian hampir semua orang, tidak terkecuali bagi mereka yang sedang duduk dibangku sekolah sebagai seorang pelajar. prestasi yang dimaksud disini bukanlah sekedar prestasi akademik berupa rangking atau peringkat berapa saat melihat hasil ujian. tapi lebih dari itu prestasi yang dimaksud adalah prestasi yang menunjang pengembangan bakat yang dimiliki oleh anak.

SD Muhammadiyah I Malang adalah sekolah yang memfokuskan aktifitas pembelajarannya pada penyeimbangan antara kemampuan akademik dan kemampuan skill. artinya selain kemampuan akademik yang harus dimiliki oleh setiap siswa SD Muhammadiyah juga berupaya mengembangkan skill atau bakat yang dimilki oleh setiap siswa yang tidak mereka dapatkan di dalam kelas.

Pengembangan bakat yang terus diupayakan oleh sekolah ini ternyata telah memperlihatkan hasil yang lumayan memuaskan, beberapa siswa telah dan masih terus menperlihatkan kemampuan-kemampuan luar biasa mereka di ajang-ajang perlombaan, baik perlombaan tingkat kota, propinsi bahkan Asia Eropa. 


Baru-baru ini siswa-siswa SD Muhammadiyah I Malang kembali mengharumkan nama sekolah pada ajang lomba FAM, O2SN, dan FLS2N, harapan kami prestasi yang terus diraih oleh siwa SD Muhammadiyah I Malang akan terus berlanjut dan menjadikan kemenangan itu sebagai bekal untuk keberanian bersaing khususnya di dunia nyata yang akan mereka hadapi kelak jika telah benar-benar terjun ke masyarakat.  


Sepenggal Cerita Dibalik Ujian Praktek SBdB


Kata ujian selalu menjadi kata menyeramkan bagi siswa apalagi jika ujian yang akan dihadapi adalah ujian yang mereka tidak senangi, seakan-akan ujian itu adalah aktivitas akhir yang harus diselesaikan untuk dapat dikatakan sebagai pelajar yang berhasil atau sebaliknya sebagai pelajar yang gagal.

Kali ini siswa kelas 6 SD Muhammadiyah I Malang juga seakan berada pada posisi yang sama yaitu khawatir jika nilai yang mereka dapatkan nanti tidak memuaskan atau bahkan sangat jelek, salah satu kekhawatiran tersebut terlihat saat mereka akan mengikuti ujian praktek SBdB.

Hal menarik dari ujian praktik SBdB tahun ini adalah ketika beberapa siswa yang mendatangi guru untuk bertanya tentang ujian praktik SBdP. pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan sangat jelas mengandung kekhawatiran tentang materi yang akan diujikan, mampukah mereka menyelesaikannya denga baik atau justru sebaliknya gagal untuk menyelesaikannnya. selain itu, beberapa pertanyaan lain yang semakin menunjukkan  kekhatiran mereka menjadikan saya selaku guru harus mampu memberikan jawaban yang menyakinkan bahwa sebenarnya mereka pasti bisa, walaupun sebenarnya secara pribadi saya pun merasa khawatir, tapi jika kekhawatiran itu saya perlihatkan bukannya penyelasaian yang akan ditemukan melainkan tambahan beban yang menjadikan mereka semakin pesimis dalam mengikuti ujian. 

Berikut sepenggal cerita dibalik ujian SBdB kelas 6 tahun ini .

“Bu, ujian praktik SBdP itu bagaimana?. Tolonglah bu kami khawatir tak bisa mengerjakannya.”


“Tenanglah sayang, jangan katakan TIDAK BISA tapi katakanlah SAYA PASTI BISA bukankah perkataan itu adalah doa, jadi jika bilang tidak bisa kan sama saja berdoa ya Allah semoga saya tidak bisa, gimana maunya berdoa tidak bisa atau berdoa agar bisa? tentu maunya bisa kan, jadi jangan bilang tidak bisa lagi ya sayang.”


“Bu, kami selalu ingat akan hal itu. Kami benar-benar ketakutan. Oke bu, kami akan berusaha. Maaf.”

“Bu boleh minta bocoran materi untuk ujian praktik nanti tidak? bagaimana penilaian dan bahannya?

Setelah kami baca sepintas, waduh ternyata susah bu, sebagian kami susah menghafalkanya dan juga kami masih bingung kira-kira bahan membuat patungnya dari bahan apa? mengingat kami  tak pernah melakukannya selain dari bahan plastisin. Bantu kami ya bu. Maksud kami tugasnya jangan sulit-sulit bu?”

“Tenanglah sayang, jangan berkata WADUH. Sudahlah, Insya Allah ibu dapat membimbing kalian untuk mempersiapkan ujian praktik itu. pertama pelajari dulu dan fahami dulu materinya dengan baik, jika masih bingung juga jangan takut bertanya setelah itu jangan lupa tersenyum.”

Mendengar nasehat santai itu sebagian mereka langsung tersenyum, ada yang menarik nafas panjang menandakan perasaan lega. semoga saja ujian ini menjadikan mereka tetap tersenyum puas dengan hasil maksimal, dalam hati saya bergumam terima kasih ya Allah, mereka bisa tersenyum dengan lega semoga senyuman mereka sedikit banyaknya dapat mengurangi beban pikiran mereka karena bagaimanapun juga tidak dipungkiri bahwa tidak mudah mempersiapkan mereka untuk lulus ujian praktik dengan nilai bagus, mengingat ujian praktik yang mereka hadapi adalah praktik yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

Ya Allah ampunilah rekan-rekan guru yang terlupa untuk melaksanakan pembelajaran praktik, sehingga ujian praktik membuat para siswa khawatir bahkan ketakutan. … Insya Allah tulisan ini dibaca oleh rekan-rekan guru dan segera membantu siswanya agar siap ujian, khususnya ujian praktik tak menambah beban psikologisnya. Disini saya harus membantu hingga mereka siap menghadapi ujian. Untuk itu Saya harus membawa nalar mereka untuk melakukan ujian praktik SBdP dan Alhamdulillah semua berjalan sesuai harapan (to siswa kls 6A SD MUTU KAWI)

By : Agustina, S.Pd, M.Pd (Guru kelas 6A)

Rabu, 27 Maret 2019

Kelasku Bersama al-Qur'an




Alhamdulillah atas rahmat Allah SWT, kita semua diberikan kesehatan nikmt yang tak terukur, salah satunya nikmat penglihatan, sampai kita bisa membaca secuil artikel ini.

Hai hamba Allah, apakah kamu sudah bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar? Apakah kamu yakin bahwa bacaan Quranmu selama ini sudah sesuai dengan bacaan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam? Apa kamu percaya diri bahwa kamu telah membaca setiap huruf dalam Al-Quran sesuai dengan sifat-sifatnya dan tepat pula makhroj-nya? Kapan terakhir kali kamu membaca Al-Quran sambil didengar oleh guru dan dikoreksi kesalahan-kesalahannya?
hari ini kita mau membahas ilmu tajwid. Seberapa penting ilmu tajwid itu? ilmu tajwid merupakan bagian dari ulumul Quran yang perlu di pelajari.
Banyak dari kita yang sudah bisa membaca Al Quran namun tidak memperhatikan tajwidnya. Makhrajul hurufnya, panjang pendeknya, hukum bacaanya sering tidak di perhatikan. Padahal saat kita membaca Al Quran dan kita salah dalam tajwidnya itu menyebabkan kita merubah arti dari Al Quran. 
Bahaya kan ???
oleh karena itu ilmu tajwid sangat penting untuk di pelajari agar selain bacaan kita menjadi benar tentu juga memberikan arti yang benar atas ayat yang sedang kita baca. 

yuk... biar tidak berlama-lama 

Pertama kita mau bahas pengertian dari tajwid itu sendiri. Ilmu tajwid adalah sebuah disiplin ilmu yang menguraikan dan mempelajari cara bacaan Al Quran dengan baik dan benar. Sedangkan menurut istilah : ilmu tajwid adalah ilmu yang berguna untuk mengetahui bagaimana melafalkan huruf yang benar dan dibenarkan, baik berkaitan dengan sifat, mad dan sebagainya misal Tarqiq, Tafkhim, dan selain keduanya.

"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

Apa sih untungnya belajar tajwid sebelum membaca al-qur'an ???
mau tauuu, ini denganrkan baik-baik penjelasannya
dengan belajar ilmu tajwid maka kita akan :

1. Dapat melafalkan huruf huruf ijaiyah dengan baik, sesuai makhraj dan sifatnya.
2. Dapat menjaga kemurnian bacaan Al Quran, sehingga sesuai yang di ajarkan Rasulullah SAW. Seperti di jelaskan dalam QS. Al Qiyamah ayat 17.
3. Dapat Menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa.

selanjutnya ilmu tajwid itu terbagi menjadi 9 yaitu:
1. Makharijul Huruf
2. Hukum Ghunnah dan Idhgam
3. Hukum Nun Sukun dan Tanwin.
4. Hukum Mim Sukun
5. Hukum Lam Tarif
6. Hukum Idgham
7. Qalqalah
8. Tafkhim dan Tarqiq
9. Bacaan Mad.

sekian dulu penjelasan singkat tentang ilmu tajwidnya, sekarang saya mau bercerita sedikit tentang sekolahku dan al-qur'an.
Sekolah dasar dikatakan sebagai kegiatan yang mendasari tiga aspek dasar, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Ketiga aspek ini merupakan dasar atau landasan pendidikan yang paling utama. Dari 3 aspek itulah yang memberikan support atas penerapan pembelajaran alquran, baik tata cara membca, cara membawa alquran, hal-hal yang perlu dilakukn sebelum membaca alquran, dsb. Sehingga adanya keterkaitan dari aspek pengetahuan,sikap, ketrampilan inilah yang sangat membantu berjalannya belajar membaca alquran.
Kami dari SD MUHMMADIYAH 1 MALANG  selalu menerpakan bebagai metode yang sekirannya anak peserta didik tak bosan-bosannya disuapin bacaan ayat-ayat suci alquran di setiap harinnya.

Nah, setelah baca ini apa kamu masih enggan untuk belajar Quran? Semoga Allah gerakkan hati kita untuk memuliakan kitabNya. Aamiin Allahumma Aamiin


By : Abdul Mujib, S.Pd (Guru Kelas 3B)

Selasa, 26 Februari 2019

Juara Lagi


Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SD Muhammadiyah I Malang, kali ini dari cabang sepak bola futsal yang berhasil menempatkan namanya di urutan kedua (juara 2) dalam ajang Macofest 2019 yang diadakan oleh SMP Muhammadiyah Tlogomas.
semoga ke depan prestasi-prestasi siswa SD Mutu Kawi semakin berjaya dan terus membanggakan

UPDATE

Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah (Kepmendiknas nomor: 044/U/2002).

Penjelasan peran komite sekolah di atas memberikan pemahaman akan pentingnya peran komite dalam mensukseskan program-program yang telah direncanakan oleh sebuah lembaga pendidikan, menyadari peran penting tersebut SD Muhammadiyah I Malang pun tidak pernah lepas untuk melibatkan orang tua yang diwadahi dalam komite pada proses merencanakan program-program kegiatan sebagai bagian dari pengembangan sekolah dan peserta didik di luar program yang telah ditetapkan oleh pemerintah lewat UUD.

Alhamdulillah pada periode ini 2019-2022 pengurus komite baru telah terbentuk dengan ketua bapak dr. I Ketut wali kelas dari ananda Rashad kelas 1 C


Serah Terima dari Bapak Sutiaji selaku ketua Komite periode 2015 - 2019 kepada Bapak dr. I Ketut selaku Ketua Komite Periode 2019-2022

Info Terbaru

Update

“MORE ADVANCE” SD MUTU KAWI SUKSES DIGELAR

  MILAD – Hampir setiap manusia merayakan hari jadinya dengan suka cita, tak terkecuali dengan sebuah instansi pendidikan, yang mana mereka ...